ku tau aku kecewa (2)
Dengan perasaan yang masih kesal nova berjalan ke sebuah halte bis untuk pulang. Sesekali ia melihat ke dalam smartphonenya, melihat kembali isi chat yang kemarin malam sempat membuatnya tersenyum sendiri saking bahagianya. Bisa menonton film yang sangat ia tunggu bersama seseorang yang ia sukai. Terbesit rasa senang itu kembali saat membayangkan bahwa meda pernah menyisikan waktu meski hanya sebentar untuk chat dengannya. Walaupun janji yang meda berikan ternyata hanya sekedar janji basi yang seketika membuat nova serasa ingin membanting smartphonenya.
" aku gak nyangka, aku bisa sebego ini ngarepin kamu. Kenal aja baru sebentar, deketnya biasa aja. Ketemuan palingan cuman dibawah pohon mangga, itupun kalo lagi abis ngerjain proyek barengan gara gara kita kebetulan satu divisi. Abis nugas, capek, ke pohon mangga, minum es buah. Itu aja. Gaada yang spesial. Bego banget kalo buat hal konyol kayak gitu aku udah bisa nyimpulin kalo dia care dan suka sama aku"
Hari ini adalah hari dimana lunar harus menyetorkan laporan hasil pengamatannya bersama meda kepada dosen pembina, untuk diteliti. Sebenarnya proyek pengamatan kali ini adalah proyek pribadi luna, dimana ia juga merupakan anggota organisasi mahasiswa pecinta astronomi namun ia tak satu divisi dengan meda. Hanya saja karena kemarin saat pengambilan data lunar meminta tolong kepada meda untuk membantu mencatat hasil pengamatannya, sehingga dalam pembuatan laporan lunar sangat membutuhkan meda. Lunar dam meda telah lebih dulu saling mengenal, mereka sudah bersahabat sejak sma. Hal inilah yang membuat mereka terlihat sangat akrab, bahkan sebagian teman teman lunar maupun meda sering menggoda mereka dengan mengatakan bahwa mereka berdua pacaran, padahal kenyataannya tidak.
Di university of dream, lunar mengambil jurusan fisika sedangkan meda dan nova sama sama mengambil jurusan matematika.
(Bersambung)....
" aku gak nyangka, aku bisa sebego ini ngarepin kamu. Kenal aja baru sebentar, deketnya biasa aja. Ketemuan palingan cuman dibawah pohon mangga, itupun kalo lagi abis ngerjain proyek barengan gara gara kita kebetulan satu divisi. Abis nugas, capek, ke pohon mangga, minum es buah. Itu aja. Gaada yang spesial. Bego banget kalo buat hal konyol kayak gitu aku udah bisa nyimpulin kalo dia care dan suka sama aku"
Hari ini adalah hari dimana lunar harus menyetorkan laporan hasil pengamatannya bersama meda kepada dosen pembina, untuk diteliti. Sebenarnya proyek pengamatan kali ini adalah proyek pribadi luna, dimana ia juga merupakan anggota organisasi mahasiswa pecinta astronomi namun ia tak satu divisi dengan meda. Hanya saja karena kemarin saat pengambilan data lunar meminta tolong kepada meda untuk membantu mencatat hasil pengamatannya, sehingga dalam pembuatan laporan lunar sangat membutuhkan meda. Lunar dam meda telah lebih dulu saling mengenal, mereka sudah bersahabat sejak sma. Hal inilah yang membuat mereka terlihat sangat akrab, bahkan sebagian teman teman lunar maupun meda sering menggoda mereka dengan mengatakan bahwa mereka berdua pacaran, padahal kenyataannya tidak.
Di university of dream, lunar mengambil jurusan fisika sedangkan meda dan nova sama sama mengambil jurusan matematika.
(Bersambung)....

Komentar
Posting Komentar